Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kata Kata Bijak Bahasa Jawa Tentang Cinta

Cinta adalah salah satu perasaan yang paling dalam dan universal di dunia. Tanpa cinta, kehidupan kita akan sangat kosong dan tidak berarti. Di Indonesia, salah satu bahasa yang memiliki banyak kata-kata bijak tentang cinta adalah Bahasa Jawa. Berikut adalah beberapa kata-kata bijak Bahasa Jawa tentang cinta yang bisa menjadi inspirasi bagi kita semua.

1. "Cinta iku kaya sabun, rongak-ongak nangawakake, nanging angger-angger iki tetep keset."
Sabun Jawa

Makna dari kata-kata bijak ini adalah bahwa cinta itu seperti sabun, walaupun sering terlepas dari genggaman kita, tetapi kehadirannya tetap terasa dan meninggalkan jejak yang indah dalam hati kita. Sabun yang dimaksud di sini mungkin adalah sabun batangan tradisional yang sering digunakan untuk mandi di desa-desa di Jawa.

2. "Koyok lampion rondo, tetep padhang dalu, aku iki ora biso mulehake awakmu."
Lampion Jawa

Lampion rondo adalah jenis lampion yang berputar dan memancarkan cahaya yang indah. Makna dari kata-kata bijak ini adalah bahwa meskipun cinta kita telah berlalu, kenangan indah tentangnya tetap hidup dan berputar-putar di dalam hati kita. Namun, kita tidak dapat memaksa seseorang untuk kembali mencintai kita.

3. "Tetepi wong sing tulus mergo tresno, ketemu ora soko, salah saka wong liyo."
Jenang Jawa

Jenang adalah makanan tradisional dari Jawa yang terbuat dari ketan dan gula kelapa. Makna dari kata-kata bijak ini adalah bahwa seseorang yang mencintai dengan tulus tidak akan menuntut balasan atau keuntungan dari orang yang dicintainya. Cinta sejati adalah ketulusan dari hati yang murni dan tidak terpengaruh oleh kepentingan materi atau fisik.

4. "Penganten anyar, malih ana sing loro, ana sing ora, ana sing loro-lelo."
Penganten Jawa

Penganten adalah kata dalam Bahasa Jawa yang berarti pernikahan. Makna dari kata-kata bijak ini adalah bahwa dalam cinta, ada banyak hal yang bisa terjadi. Ada yang menemukan pasangan yang tepat, ada yang masih kesepian, dan ada yang berhubungan dengan banyak orang tetapi tidak bisa menemukan cinta yang sejati. Namun, semua itu adalah bagian dari perjalanan mencari cinta sejati.

5. "Cintaku nggih, tetepi ora kowe. Kowemu nggih, tetepi ora aku."
Kangkung Jawa

Kangkung adalah salah satu sayuran yang banyak ditemukan di Jawa. Makna dari kata-kata bijak ini adalah bahwa cinta sejati tidak selalu berarti memiliki pasangan seumur hidup. Cinta sejati adalah ketika kita mencintai seseorang tanpa memaksa atau menuntut balasan dari orang tersebut. Kita bisa mencintai seseorang tanpa menjadi miliknya dan juga bisa dicintai oleh seseorang tanpa menjadi miliknya.

Itulah beberapa kata-kata bijak Bahasa Jawa tentang cinta yang bisa menjadi inspirasi bagi kita semua. Meskipun menggunakan Bahasa Jawa, maknanya tetap dapat dipahami dan dirasakan oleh siapa saja. Cinta tidak mengenal batas dan bahasa, karena cinta adalah perasaan yang universal.

Related video of Kata Kata Bijak Bahasa Jawa Tentang Cinta